Sepakbola dan Nomor Keramat

Sepakbola dan Nomor Keramat

 

Apa persamaan di antara Eric Cantona, David Beckham dan Raul Gonzales? Ternyata, di masa jayanya mereka sama-sama mengenakan nomor punggung 7. Dalam sepakbola, nomor punggung 7 selain nomor punggung 10 biasa digunakan oleh pemain-pemain besar. Para pemain besar yang pernah menggunakan nomor 10 adalah di antaranya Diego Maradona, Pele, Michel Platini, Roberto Baggio, Zico dan Zinedine Zidane.

Namun demikian ada juga pemain-pemain yang dipercaya menggunakan nomor punggung 10 tapi ternyata gagal bersinar di lapangan. Di antaranya adalah striker nasional Belanda Ruud Van Nistelrooy, yang dipercaya memakai nomor tersebut, namun ternyata penampilannya tidak cukup oke, sehingga harus merelakan posisinya lengser. Demikian juga John Carew di Aston Villa, Hugo Viana (Portugal) pada Piala Dunia 2006, Oliver Neuville pada Euro 2008, Jose Antonio Reyes pada Piala Dunia 2006. Sementara pada Piala Dunia 2010 lalu adalah Kaka, Lionel Messi, Wayne Rooney, Sidney Govou dan Antonio Di Natale.

Selain nomor-nomor keramat tersebut tetapi beberapa pemain ternyata memilih nomor lain untuk kausnya. Ada banyak alasan mereka memilih nomor-nomor tertentu. Mulai dari alasan kesukaan pada nomor tertentu seperti Johan Cruyff yang bersikeras menggunakan nomor 14, hingga kepercayaan diri karena menggunakan nomor warisan para pemain besar. Nomor-nomor tersebut selanjutnya identik dengan diri pemain seperti halnya Cristiano Ronaldo dengan CR7. Bahkan AC Milan hingga saat ini menyimpan nomor 6 untuk selamanya, sebagai penghormatan untuk legendanya Franco Baressi.

Sebenarnya semula sebelas pemain yang berlaga semua memakai pakaian bernomor punggung urut dari angka 1 hingga 11, dan seorang pemain dapat menggunakan nomor punggung berbeda dalam satu musim. Dengan kipper yang memakai nomor punggung 1, bek biasanya memakai nomor kecil dari 2 hingga 5, gelandang memakai nomor 6 hingga 9 sementara striker biasa menggunakan angka 9 dan 10.

Dan ketika sistem pergantian pemain diperkenalkan dalam sepakbola pada tahun 1965, pemain cadangan menggunakan nomor mulai 12 dan 14. Nomor 13 adalah perkecualian karena dipercaya sebagai angka sial. Sejak itulah, nomor punggung 12 hingga 22 bisa diberikan pemain lainnya di dalam skuad, tanpa perlu memperhatikan posisi pemain bersangkutan di lapangan. Semula memang pemain hanya diijinkan memakai nomor hingga 22 saja, namun selanjutnya para aktor lapangan hijau tersebut diijinkan menggenakan nomor hingga 99. Semula kiper Gianluigi Buffon berniat mengenakan nomor 99, namun karena di Italia nomor 99 identik dengan huruf 'HH' yang bisa bermakna Hitler maka banyak pihak yang keberatan.

Kemudian tahun 2003, kiper FC Porto Vitor Baia menjadi pemain pertama yang memakai nomor punggung 99 dalam final Liga Champion UEFA. Tapi pada perkembangan selanjutnya banyak para pemain yang menyalahi pakem, di antaranya Hicham Zerouali yang memakai nomor punggung 0 saat membela klub Aberdeen FC di Liga Premier Skotlandia. Bahkan pada ajang kualifikasi Piala Asia 2011 Dario Vidosic, Thomas Michael Oar dan Matthew Allan Kemp ketiganya dari Australia berturut-turut menggunakan nomor tidak lazim yaitu nomor 101, nomor 121 dan nomor 118.

 

0 komentar:

Posting Komentar

 

Linux Opensource & Phreaking Copyright © 2011-2012 | Powered by Blogger